Monday, May 14, 2012

Tahfidz Qur'an


Disekolahku, tepatnya SMPIT Darul Fikri boarding school, salah satu kegiatan utamanya adalah menghafal al-Qur'an. Sesuai dengan slogannya, "sekolah para juara dan penghafal al-Qur'an".
Setiap pagi dan siang, aku dan seluruh santri disini rutin menyetorkan hafalan kepada ustadz-ustadzahnya. Malamnya, sehabis maghrib, kami memurojaah hafalan kami.
Aku masih ingat ketika baru masuk sekolah ini dan masih berpredikat "siswa baru", aku sangat susah dan keberatan menghafal al-Qur'an. Ketika SD, sehari cuma menghafal maksimal 2 baris, masuk SMP, sehari bisa sampai setengah halaman.
Alhamdulillah, karena sudah terbiasa, akupun bisa setor dengan mudah, bahkan terkadang mencapai 1 halaman. Tentu, aku tidak dapat seperti itu tanpa bantuan Allah SWT.
Menjelang ujian kenaikan kelas, kami pun mulai dihantui susahnya ujian tahfidz. Untuk kelas 7, minimal sebelum naik kelas harus punya 2 juz hafalan(29 & 30), kelas 8, minimal 4 juz(29,30,1,&2), kelas 9, belum tahu karena masih belum punya, maklum, sekolah baru.
Banyak teman-temanku, bahkan aku sendiri yang belum siap. Padahal, ujiannya kurang dari 1 bulan lagi.
Memang, waktu berlalu begitu cepat. Seingatku, baru kemarin aku masuk sekolah ini, tiba-tiba sudah mau punya adik kelas.
Kalau boleh berteori, sepertinya, kecepatan cahaya kalah cepat dengan kecepatan waktu.

1 comments:

Baktiar Nurdin said...

good job...membuat iri org yang sdh tua sprti kami.

Post a Comment