Sunday, April 21, 2013

Huru Hara UN

Pekan-pekan ini, perhelatan akbar Ujian Nasional yang menentukan kelulusan ini sedang berlangsung.  Alhamdulillah, karena kakak kelas UN, adik kelas diliburkan seminggu.  Liburan yang lumayan panjang. 
Kami yang tidak ikut UN hanya bisa membantu dengan do'a.  Semoga sukses.  Semoga lulus dengan nilai yang membanggakan.
Ngomong-ngomong UN, pelaksanaan ujian tersebut di Indonesia terbilang sangat kacau.  Penuh intrik dan kecurangan yang dilakukan demi kelulusan yang sudah menjadi harga mati.  Contekan, jual beli kunci jawaban yang harganya jutaan, demi satu kata yang terdiri dari 5 huruf :  GELAS, eh, salah tulis, yang bener : LULUS.  Pengawasnya pun membiarkan, bahkan memberitahu jawabannya.  Mungkin itulah akibat sifat orang Indonesia yang mudah terpancing uang suap.  Mental korupsi.  Mental pengemis.   
Sanking kacaunya, sampai ada yang membuat opini UN dihilangkan.  Enak juga sih...., pikirku.  Dari pada kecurangan kecurangan baru muncul.  Tapi solusinya bukan begitu.  Sekarang sekelas terdiri 20 orang dan 20 paket soal.  Jadi, setiap siswa mendapat soal yang berbeda.  Kalau begini kan....jadi lebih sulit berbuat curang.  Dengan sepenuh hati, aku teriak KAPOK!! dalam hati.

Friday, April 19, 2013

Males

Males.  Hal itulah yang terkadang membuat kita tidak bersemangat dalam hidup.  Males makan, males mandi, males belajar dan males-males seterusnya.  Terutama remaja, yang sedang berada pada proses menuju kedewasaan.  Sering sekali merasa males.
Saat menulis artikel ini pun aku sedang males.  Tapi ya...., supaya abi senang, aku pun nulis aja.  Walaupun judulnya simpel dan nggak berbobot.  Tapi semoga bermanfaat.
Bagiku, solusi dalam melawan rasa males cukup banyak, seperti olahraga, main bareng temen, main game, ataupun ndengerin musik, pokoknya hal hal yang kita suka. 
Namun, saat males itu sendiri sudah mencapai batas maksimalnya, satu cara: TIDUR.  Karena saat aku menulis ini abiku sedang tidur, berarti abiku lagi males.  Mungkin maklum, akhir pekan, waktu yang pas untuk bermalas-malasan setelah seminggu suntuk bekerja.  Tapi.., mending jalan-jalan aja kek, sama anaknya mumpung pulang dari pondok daripada tiduran terus.
Smoga aja, nanti setelah baca ini, aku diajak jalan-jalan, hahaha :D

Friday, December 28, 2012

Bermain Futsal

Memasuki masa-masa keemasan seperti ini, futsal merupakan olahraga yang tidak dapat dipungkiri larisnya.  Aku dan teman teman sering main futsal saat liburan.  Seru sekali.
Permainan ini seperti main bola tapi didalam ruangan (indoor).  Peraturannya pun sedikit berbeda.  Dengan menggunakan ruakan yang lebih kecil dibandingan lapangan sepak bola, futsal terlihat lebih seru dan gesit.
Dengan membayar sekitar 50.000 rupiah per jamnya, waktu akan berlalu dengan cepatnya.  Satu jam serasa    satu menit.
Saat pihak pemilik lapangan membunyikan bel tanda waktu habis, kami terheran heran, "masa', sudah satu jam, prasaan baru main!?".
Setelah selesai, waktunya untuk kumpul-kumpul uang buat bayar lapangan.  Karna biasa bermain sepuluh orang, jadi kami membayar 5000 rupiah per orangnya.
Senangnya memainkan olahraga ini bersama teman-teman.  Kami bisa merasakan kedekatan dan meingkatkan kekompakan saat bermain futsal.  Apalagi biasanya sehabis futsal, kami bermain-main dulu dirumah teman.
Dan kebetulan sekali, InsyaAllah, setelah posting tulisan ini, aku akan bermain futsal bersama teman-teman SDku dulu.  Sambil menunggu dijemput, aku ngeblog dan internetan.  Sudahan dulu ya.....

Jump N Kick

Disekolahku, ada sebuah perkumpulan yang bernama Jump n Kick.  Biasa disebut JnK.  Bermula dari sebuah tim futsal yang didirikan kakak kelasku, sekarang sudah menjadi sebuah perkumpulan yang berisi bakat-bakat anggotanya. Ada yang bisa futsal, breakdance, teknologi, dan banyak yang lainnya.  Bahkan, selama dua tahun berturut-turut, ketua osis sekolahku adalah salah satu anggota Jump n Kick ini.
Aku juga beruntung, terpilih menjadi Jump n Kick second generation yang dipilih oleh kakak kelas para pendiri JnK ini.  Selain aku, ada Habib, Amru, Adib, Rezra, Hasan, Haidar, Fachri, Ihab, Aak, Naufal A, Naufal D, Zayd dan Almas.
Sayang, Almas pindah ke Bogor saat kenaikan kelas.  Namun, ia tetap memiliki kaos futsal yang kami buat bernomor punggung 7.  Memang sih, dia penggemar Ronaldo.  Aku juga memiliki kaos tersebut dengan nomor punggung 11.
Selain kaos futsal, JnK juga memiliki hem khusus sebagai seragam yang menandakan anggota JnK.  JnK juga sering membuat kaos yang dijual untuk umum.  Kaosnya bertuliskan tentang penolakan terhadap narkoba.  Masih penasaran ? buka saja fans pagenya di Facebook : JUMP N KICK

Terima kasih......!