Friday, December 27, 2013

Edensor

City of Tomorrow tujuanku hari Kamis lalu sekeluarga.  Untuk apa? Untuk liat bioskop.  Bukan main.  Sempat ada adu cincong milih antara film Edensor atau 99 Cahaya dilangit Eropa.  Berkat bakat alamiku yang mampu mempengaruhi orang, kamipun akhirnya memilih Edensor, sekuel kedua dari Laskar Pelangi. 
Sudah kubaca sih novelnya, meski itu nggak bondo pinjam teman.  Makanya aku penasaran gimana versi layar lebarnya. 
Berkisah tentang perjuangan Ikal dan sahabatnya Arai menuntut ilmu di Prancis.  Berliku dan naik turun.  Banyak sekali pelajaran moril dari film ini.  Namun masih tetap menghibur dengan adegan kocak Ikal-Arai dan tidak terlalu menggurui.  Tidak lupa tokoh legenda pun menjadi additional player yang menambah nilai lucu dalam film ini seperti Adam Smith dan legenda hidup Rhoma Irama siraja dangdut.
Dalam film hasil adaptasi novel karya Andrea Hirata ini, kita diilhami untuk tidak mudah menyerah dalam menggapai mimpi.  "Bermimpilah setinggi langit" sedikit cuplikan yang sedikit kuingat dari film itu.  Meski dalam perjalanan menuju mimpi itu banyak sekali godaannya.  Contohnya cinta dan permusuhan teman. 
Namun dengan kesadaran dan kesungguhan, godaan itu semua pun terlewatkan.  Kerja keras Ikal dan Arai pun patut mendapat jempol.  Dan diimbangi doa, mereka pun lulus dengan hasil yang tidak sia sia.
Akhirnya, mereka pun berencana keliling Eropa sebagai kegiatan dilibur musim panas.
Pokoknya oke punya deh film ini.  Selamat nonton..